Peringatan Diabaikan, Gerobak PKL di Pekanbaru Berakhir di Truk Satpol PP

Selasa, 28 April 2026

Foto Istimewa

Wadahnews.com- Tanpa menunggu pemiliknya, satu per satu lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ditinggal di atas trotoar langsung diangkut petugas Satpol PP Kota Pekanbaru.

Razia digelar Senin (27/4/2026) malam hingga Selasa dini hari, menyasar kawasan sekitar Universitas Riau (Unri) Kampus Gobah. Tiga ruas jalan yang selama ini jadi titik
“langganan pelanggaran” langsung disisir: Jalan Pattimura, Jalan WR Supratman, dan Jalan Ronggowarsito.

Di lokasi, petugas mendapati banyak lapak kosong ditinggal begitu saja oleh pemiliknya di atas fasilitas umum. Tanpa kompromi, lapak berbahan kayu hingga besi langsung diangkut.

“Kami amankan semua yang ditinggal. Ini sudah melanggar,” tegas Kepala Satpol PP Pekanbaru, Desheriyanto.

Bukan tanpa alasan tindakan ini diambil. Satpol PP mengaku sudah memberi peringatan hingga tiga kali. Namun, imbauan itu tak digubris.

“Sosialisasi sudah, peringatan sudah. Kalau masih bandel, ya kita tindak,” katanya lugas.

Praktik meninggalkan lapak di trotoar dinilai bukan sekadar pelanggaran kecil. Selain merusak wajah kota, kondisi itu juga merampas hak pejalan kaki.

Satpol PP menegaskan, mereka tidak anti pedagang. Namun, aturan tetap harus ditegakkan agar fungsi fasilitas umum tidak disalahgunakan.

“Silakan cari nafkah. Tapi jangan jadikan trotoar tempat menyimpan lapak,” ujarnya.

Penertiban ini menjadi peringatan keras: tak ada lagi toleransi bagi PKL yang membandel. Jika pelanggaran terus berulang, tindakan serupa akan kembali digelar tanpa kompromi.

Pemerintah berharap para pedagang mulai sadar bahwa ketertiban kota adalah tanggung jawab bersama.

“Kalau masih diabaikan, penertiban akan terus kami lakukan,” tutupnya. ***