Delapan Jemaah Haji Alami Gangguan Kesehatan, Kemenag Riau Ingatkan Istirahat

Senin, 27 April 2026

Foto Istimewa

Wadahnews.com- Keberangkatan jemaah haji asal Riau tahun ini diwarnai kabar kurang menggembirakan. Bahkan sebelum tiba di Tanah Suci, sejumlah jemaah sudah tumbang akibat gangguan kesehatan.

Data terbaru mencatat, delapan jemaah mengalami sakit. Dari jumlah itu, dua orang dipastikan batal berangkat karena tidak memenuhi syarat kesehatan atau istithaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Defizon, mengaku kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat proses pemberangkatan baru dimulai.

“Dari tiga kloter yang sudah masuk asrama haji, tujuh jemaah tercatat sakit. Ditambah satu dari daerah asal, total delapan orang,” ujarnya.

Dua jemaah yang gagal berangkat masing-masing berasal dari daerah asal dan embarkasi Batam. Sementara enam lainnya masih menjalani perawatan dengan harapan bisa pulih dan tetap diberangkatkan.

“Kami berharap mereka bisa segera sembuh dan tidak sampai batal berangkat,” katanya.

Defizon mengingatkan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang prima. Ia menilai, banyaknya jemaah yang sakit diduga akibat kelelahan sebelum keberangkatan, ditambah penyakit bawaan.

“Banyak aktivitas sebelum berangkat yang menguras tenaga. Ini yang harus diantisipasi,” jelasnya.

Ia pun mengimbau seluruh calon jemaah agar tidak memaksakan diri dan mulai menjaga kondisi tubuh sejak jauh hari, terutama menjelang masuk asrama.

“Minimal dua hingga tiga hari sebelum berangkat, fokus istirahat. Jangan sampai saat di Tanah Suci justru jatuh sakit,” tegasnya.

Selain berdampak pada kesehatan jemaah, kondisi ini juga bisa mengganggu proses pemberangkatan, termasuk pengaturan kursi di kloter berikutnya jika jumlah jemaah yang sakit terus bertambah.

“Jangan sampai ini berlanjut. Bisa berdampak ke teknis keberangkatan,” ujarnya.

Kini, harapan tertuju pada enam jemaah yang masih dirawat agar segera pulih. Semua pihak berharap, mereka tetap bisa berangkat dan menunaikan ibadah haji dalam kondisi sehat. (Saf/mcr)