Izin Angkutan Barang Dipacu, Pemprov Riau Bereskan Masalah KBLI

Senin, 27 April 2026

Foto Istimewa

Wadahnews.com- Pemerintah Provinsi Riau mulai tancap gas membenahi layanan perizinan. Fokusnya jelas: memangkas birokrasi yang berbelit agar izin angkutan barang bisa lebih cepat, transparan, dan ramah bagi pelaku usaha.

Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kediaman Wakil Gubernur Riau, Senin (27/4/2026), dengan melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan percepatan perizinan bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk mendorong roda ekonomi daerah.

“Kalau perizinan lambat, investasi ikut tertahan. Ini yang harus kita ubah,” tegasnya.

Ia menekankan, proses perizinan harus dibuat sederhana dan tidak lagi membingungkan masyarakat. Pelaku usaha, khususnya di sektor transportasi dan logistik, membutuhkan kepastian dan kecepatan layanan.

“Harus cepat, transparan, dan tidak berbelit-belit,” ujarnya.

Dalam pembahasan tersebut, penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, kesesuaian KBLI penting agar tidak terjadi kendala hukum di kemudian hari.

“Kalau sejak awal sudah sesuai aturan, ke depan tidak akan bermasalah,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya koordinasi lintas instansi agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan yang justru memperlambat proses.

“Jangan ada ego sektoral. Semua harus satu sistem, satu tujuan,” tegasnya lagi.

Pemprov Riau optimistis, jika perizinan bisa dipercepat dan dipermudah, dampaknya akan langsung terasa pada meningkatnya investasi dan kelancaran distribusi barang.

Di akhir rapat, SF Hariyanto mengajak seluruh pihak untuk benar-benar serius menjalankan komitmen ini.

“Kalau pelayanan kita baik, ekonomi daerah akan ikut bergerak,” tutupnya.(Saf/mcr)