Ceceran Tanah Sebabkan Insiden di Sudirman, Satpol PP Panggil Pemilik

Rabu, 29 April 2026

Foto Istimewa

Wadahnews.com- Aktivitas penimbunan lahan di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Gedung Juang, berubah jadi ancaman nyata bagi pengguna jalan. Ceceran tanah timbun yang dibiarkan berserakan membuat aspal licin dan memicu pengendara motor berjatuhan, Rabu (29/4/2026).

Tanah basah menempel di badan jalan sepanjang sekitar 30 meter. Alih-alih dibersihkan, material itu justru dibiarkan mengotori jalur utama kota. Seolah keselamatan pengendara bukan prioritas.

Akibatnya, insiden demi insiden tak terhindarkan. Dalam video yang viral di Instagram, seorang pengendara wanita terlihat terjatuh tepat di depan Menara Bank BRI. Tak lama, seorang ibu yang membonceng dua anak sekolah mengalami hal serupa—terpeleset dan tersungkur di lokasi yang sama.

Situasi ini memantik pertanyaan publik: di mana pengawasan saat aktivitas penimbunan berlangsung?

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto, mengaku pihaknya baru menerima laporan dan telah menurunkan personel ke lokasi.

“Iya, anggota sudah turun,” ujarnya singkat.

Satpol PP menyebut akan memanggil pemilik lahan dan memberikan teguran. Namun, langkah ini dinilai terlambat setelah korban berjatuhan di jalan.

“Kita beri teguran dulu. Mereka wajib membersihkan ceceran tanah dan memastikan tidak terulang,” kata Desheriyanto.

Meski penimbunan lahan tidak dilarang, pembiaran material tercecer di badan jalan jelas melanggar prinsip keselamatan publik. Satpol PP pun berjanji akan meningkatkan pengawasan dan tidak segan mengambil tindakan lebih tegas jika pelanggaran terus terjadi. ***