
Foto: Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho
Wadahnews.com- Satu tahun pertama menjadi orang nomor satu di Kota Pekanbaru,pasangan Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama Wakil Walikota H Markarius Anwar, ST, MArch,sudah mampu menarik perhatian masyarakat banyak. Terbukti tingkat kepuasan warga terhadap kepemimpinan Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama Wakil Walikota H Markarius Anwar, ST, MArch, mencapai 77,12 persen. Angka itu didapatkan dari hasil Survei Kepuasan Warga Pekanbaru Tahun 2026 yang dirilis lembaga survei Opini Rakyat.
Dari hasil survei yang dilaksanakan pada tanggal 4-17 April 2026 di seluruh wilayah Pekanbaru, hanya 21,35 persen responden yang menyatakan tidak puas. Sementara itu, 1,54 persen lainnya tidak memberikan jawaban.
Kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta juga pembangunan di berbagai sektor mengalami peningkatan yang signifikan sejak satu tahun kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius Anwar. Di bidang infrastruktur misalnya, Agung Nugroho-Markarius berhasil mengaspal ulang 42 kilometer jalan di awal kepemimpinannya pada 2025. Saat ini, sebagian besar ruas jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kota sudah mulus.
Perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama Pemko Pekanbaru pada tahun 2026. Anggaran untuk mendukung program tersebut telah disiapkan dan masuk dalam APBD tahun berjalan.
Sementara itu untuk penanganan banjir, sudah sesuai kewenangan pemerintah kota. Namun penanganan tidak terhenti di sana karena butuh koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Supaya penanganan banjir bisa optimal, sebab penanganan banjir ini butuh koordinasi dengan semua pihak.

Saat ini beberapa wilayah yang kerap direndam banjir airnya sudah surut. Tapi saat curah hujan tinggi dengan waktu yang cukup lama masih membuat sejumlah wilayah direndam banjir.
Agung memastikan penanganan banjir di Kota Pekanbaru terus berlanjut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, terus melakukan normalisasi drainase dan sungai.
Di awal kepemimpinan Agung, salah satu kebijakannya yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat adalah kebijakan Pemko Pekanbaru yang resmi menurunkan tarif parkir tepi jalan umum mulai 20 Februari 2025 melalui Perwako Nomor 02 Tahun 2025. Tarif roda dua turun menjadi Rp1.000 dan roda empat menjadi Rp2.000 per sekali parkir.
Permasalahan sampah juga menjadi salah satu hal yang berhasil diselesaikan Agung.Pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru per 2026 menunjukkan perbaikan signifikan dengan klaim 80% masalah terselesaikan melalui pemberdayaan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat kelurahan dan pengangkutan mandiri. Fokus saat ini adalah penataan TPA, pengurangan sampah dari hulu, dan rencana pembangunan PSEL (Pengelolaan Sampah Energi Listrik) berkapasitas 1.215 ton/hari.
Di bidang Pendidikan, Agung juga melahirkan banyak kebijakan yang berguna meningkatkan Sumber Daya Manusia melalui Beasiswa S1 hingga S3, termasuk bagi Hafiz Al-Qur’an. Kemudian program Zero Putus Sekolah yang berhasil menjaring 1778 anak dengan berbagai latar permasalahan dan mengembalikan 757 anak ke bangku pendidikan. Disamping juga membantu administrasi ijazah yang tertahan disekolah dan membantu perlengkapan sekolah.
Sementara itu guna menyukseskan wajib belajar 13 tahun pemerintah kota Pekanbaru telah mewujudkan pemenuhan 1 PAUD 1 kelurahan dengan menginterasikan pada layanan posyandu serta meningkatkan kompetensi kader dengan mengadakan pelatihan kader posyandu yang menjadi bagian dari strategi menekan angka stunting dan memperkuat kualitas generasi mendatang.

Dari sisi tata kelola keuangan, Agung - Markarius berhasil melunasi warisan utang senilai Rp467 miliar, dan berhasil meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak, retribusi dan pendapatan sah lainnya dengan capaian sekitar Rp1,3 triliun.
Dimasa satu tahun kepemimpinannya ini, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho juga sudah menerima penghargaan peringkat dua nasional pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dari Pemerintah Pusat atas keberhasilannya
dalam menekan angka kemiskinan dan stunting.
Terkini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan rasa aman dan
perlindungan bagi masyarakat, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho secara resmi
meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112.
Pemko Pekanbaru juga terus menggencarkan penertiban tiang reklame dan baliho ilegal sepanjang 2025-2026 untuk menata estetika kota, terutama di jalan protokol seperti Jl. Sudirman dan Jl. Tuanku Tambusai. Hingga April 2025, tercatat 80 tiang reklame telah dipotong, dan penertiban berlanjut pada 2026.
Pemko Pekanbaru juga aktif menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam, baik skala lokal (kebakaran rumah) maupun regional (Sumatera), melalui Dinas Sosial dan BPBD. Bantuan mencakup dana, logistik bahan pokok, dan peralatan darurat, dengan contoh signifikan donasi Rp3 miliar untuk wilayah Sumatera serta ratusan paket bantuan kebakaran di Pekanbaru per April 2026. (ADVERTORIAL)