TPA Muara Fajar II Over Kapasitas, Pemko Peknbaru Buka Lahan Baru 5 Hektare

Senin, 18 Mei 2026

Foto Istimewa

Wadahnews.com- Gunungan sampah di Kota Pekanbaru kian mengkhawatirkan. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar II di Kecamatan Rumbai kini sudah over kapasitas setelah setiap hari dibanjiri ratusan hingga ribuan ton sampah dari masyarakat.

Mengantisipasi krisis daya tampung yang semakin parah, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bergerak cepat dengan menyiapkan perluasan TPA seluas sekitar 5 hektare. Lahan baru itu berada tepat di samping area TPA Muara Fajar II yang saat ini sudah tidak lagi mampu menampung volume sampah secara maksimal.

Langkah perluasan tersebut menjadi tindak lanjut arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) usai melakukan peninjauan langsung ke TPA Muara Fajar beberapa waktu lalu.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan pengelolaan sampah di area baru nantinya akan menggunakan konsep sanitary landfill atau sistem pengelolaan modern yang lebih ramah lingkungan.

“Lokasinya di TPA Muara Fajar II juga, tapi ada lahan Pemko di samping itu yang dipersiapkan untuk perluasan TPA,” kata Agung usai memimpin rapat rencana perluasan TPA.

Saat ini, TPA Muara Fajar II menerima sekitar 900 hingga 1.200 ton sampah per hari dari seluruh wilayah Kota Pekanbaru. Kondisi itu membuat kapasitas TPA semakin kritis dan membutuhkan penanganan cepat agar persoalan sampah tidak semakin meluas.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengungkapkan bahwa proyek perluasan TPA kini sudah memasuki tahap perencanaan dan ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini secara bertahap.

“Insyaallah tahun ini dimulai, bertahap karena anggaran untuk pembukaan TPA itu cukup besar,” jelas Reza.

Meski belum merinci total anggaran yang dibutuhkan, Reza memastikan keberadaan lahan baru nantinya akan membuat pengelolaan sampah jauh lebih optimal. Bahkan, daya tampung TPA dengan konsep sanitary landfill tersebut diproyeksikan mampu menampung lebih dari 2.000 ton sampah per hari.

Tak hanya itu, sistem baru juga akan memprioritaskan sampah residu atau sampah yang sudah melalui proses pemilahan sebelum dibuang ke TPA.

“Sampah yang masuk ke sana nantinya residu, sampah yang sudah terpilah dibuang ke TPA,” pungkasnya.***