75 Dokter Hewan Turun ke Lapangan, Pastikan Daging Kurban Warga Pekanbaru Aman Dikonsumsi

Kamis, 28 Mei 2026

Foto Istimewa

Wadahnews.com– Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Sebanyak 75 petugas kesehatan hewan diterjunkan ke seluruh titik pemotongan hewan kurban untuk memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman, sehat, dan bebas dari penyakit.

Puluhan petugas yang terdiri dari dokter hewan dan tenaga kesehatan hewan tersebut akan menyebar ke lokasi penyembelihan di 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru. Mereka bertugas melakukan pemeriksaan post mortem atau pemeriksaan setelah hewan disembelih guna mendeteksi kemungkinan adanya penyakit maupun kelainan pada organ hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, Zulpan Ependi, mengatakan pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk menjamin kualitas daging kurban yang nantinya dikonsumsi masyarakat.

"Petugas akan memeriksa organ dalam hewan kurban seperti hati, paru-paru, dan bagian lainnya untuk memastikan tidak ada indikasi penyakit maupun kelainan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat," ujar Zulpan Ependi, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, para petugas tidak hanya berasal dari Distankan Kota Pekanbaru, tetapi juga melibatkan dokter hewan dari Universitas Riau. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah Pekanbaru.

Zulpan menjelaskan, sebelum memasuki tahap penyembelihan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ribuan hewan kurban yang masuk ke Kota Pekanbaru. Hewan yang dinyatakan sehat telah diberikan surat keterangan kesehatan serta penandaan khusus sebagai bukti telah lolos pemeriksaan.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh hewan kurban yang terdata. Hewan yang sehat telah diberikan surat kesehatan dan tanda khusus sebagai jaminan bahwa hewan tersebut layak untuk dikurbankan," jelasnya.

Data Distankan Pekanbaru mencatat sebanyak 4.472 ekor sapi dan 2.617 ekor kambing telah menjalani pemeriksaan kesehatan menjelang Iduladha tahun ini. Seluruh hewan tersebut dipastikan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Meski demikian, pengawasan tidak berhenti sampai di situ. Pemeriksaan pasca penyembelihan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada penyakit yang baru terdeteksi saat organ dalam diperiksa secara langsung.

"Pemeriksaan setelah pemotongan sangat penting untuk memastikan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat benar-benar aman dan layak konsumsi," kata Zulpan.

Ia menegaskan, apabila ditemukan organ yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan atau penyakit tertentu, petugas akan segera mengambil tindakan sesuai prosedur veteriner agar tidak membahayakan masyarakat.

Dengan pengawasan berlapis yang dilakukan mulai dari pemeriksaan sebelum penyembelihan hingga setelah pemotongan, Pemko Pekanbaru ingin memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Kami ingin masyarakat merasa tenang saat menerima dan mengonsumsi daging kurban. Karena itu pengawasan kesehatan hewan kami lakukan secara maksimal di seluruh titik pemotongan," tutup Zulpan.***