
Foto: ilustrasi
Wadahnews.com– Antusiasme calon peserta didik mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Riau Tahun 2026 terus meningkat. Hingga Kamis (11/6/2026), sebanyak 73.679 akun telah aktif dalam sistem, sementara puluhan ribu calon murid mulai berburu kursi di sekolah impian mereka.
Data Tim Teknis SPMB Riau menunjukkan sebanyak 55.652 calon murid telah melakukan pemilihan sekolah pada kesempatan pertama. Angka tersebut menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau.
Tim Teknis SPMB Riau, Jeffri Hunter, M.Pd, mengatakan hingga saat ini proses pendaftaran dan pemilihan sekolah berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti.
"Sejauh ini tidak ada kendala. Aman. Kendala yang biasanya muncul hanya terkait koneksi internet atau file yang tidak terbaca," ujarnya.
Tidak hanya pada pilihan pertama, ribuan calon murid juga telah melanjutkan proses seleksi ke tahap berikutnya. Tercatat sebanyak 4.447 peserta sudah melakukan pemilihan sekolah pada kesempatan kedua.
Menurut Jeffri, peserta yang melanjutkan ke tahap kedua merupakan calon murid yang sebelumnya telah mengikuti pemilihan sekolah pada kesempatan pertama dan masih berupaya mendapatkan sekolah tujuan.
"Peserta yang sudah memilih pada kesempatan kedua berjumlah 4.447 orang. Mereka sebelumnya telah melakukan pemilihan pada kesempatan pertama," jelasnya.
Sementara itu, hingga hari kedua pelaksanaan SPMB, sebanyak 122 calon murid tercatat telah masuk ke kesempatan ketiga. Mereka merupakan peserta yang belum berhasil diterima pada pilihan sekolah sebelumnya sehingga kembali mencoba peluang di sekolah lain.
"Artinya kemungkinan mereka belum diterima di pilihan pertama dan pilihan kedua, sehingga melanjutkan ke pilihan ketiga," katanya.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengingatkan calon murid dan orang tua agar bijak dalam menentukan pilihan sekolah.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan informasi daya tampung sekolah yang telah tersedia secara terbuka melalui portal resmi SPMB Riau. Menurutnya, transparansi informasi menjadi salah satu komitmen pemerintah agar proses penerimaan berjalan adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon murid.
"Informasi daya tampung setiap sekolah dapat diakses langsung melalui website SPMB. Masyarakat bisa melihat secara terbuka berapa kuota yang tersedia di masing-masing sekolah," ujarnya.
Erisman juga mengimbau agar calon murid tidak hanya berfokus pada sekolah-sekolah yang selama ini dikenal sebagai sekolah favorit. Sebab, secara keseluruhan daya tampung SMA dan SMK Negeri di Riau masih mencukupi untuk menampung seluruh lulusan SMP sederajat yang akan melanjutkan pendidikan.
"Pilihlah jalur dan sekolah yang sesuai. Secara kuota kita surplus, sehingga tidak perlu khawatir tidak mendapatkan bangku sekolah. Insyaallah semua calon murid dapat tertampung, asalkan tidak hanya terfokus pada sekolah-sekolah tertentu," tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh informasi terkait daya tampung, jalur penerimaan, hingga wilayah domisili telah tersedia dalam sistem dan dapat diakses kapan saja oleh masyarakat.
Dengan jumlah akun aktif yang sudah menembus 73 ribu dan angka pendaftar yang terus bertambah setiap hari, pelaksanaan SPMB Riau 2026 menunjukkan tingginya semangat para calon murid untuk meraih tempat di sekolah impian mereka. Namun di tengah persaingan yang semakin ketat, pemerintah mengingatkan agar masyarakat tetap cermat memilih sekolah sesuai peluang dan ketentuan yang berlaku. (Saf/mcr)