Selamatkan Generasi Muda, Wako Pekanbaru Gandeng Semua Pihak Perangi Narkoba

Jumat, 12 Juni 2026

Wadahnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum, Pemko juga menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan deteksi dini demi menyelamatkan masa depan anak-anak Pekanbaru.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, usai mengikuti apel kesiapsiagaan Satgas Anti Narkoba bersama Pemko Pekanbaru dan Polresta Pekanbaru di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Jumat (12/6/2026).

Menurut Agung, narkoba bukan sekadar persoalan kriminalitas, tetapi ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda, mengganggu ketahanan sosial, dan menghambat pembangunan daerah.

"Ini tentu menyangkut masa depan anak-anak di Kota Pekanbaru. Peredaran narkoba ini yang harus kita perangi bersama," tegas Agung.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap 250 kasus narkoba dengan 407 tersangka. Dari pengungkapan tersebut, aparat juga menyita barang bukti berupa 30 kilogram sabu, 8,1 kilogram ganja, dan 12 ribu butir ekstasi.

Bagi Agung, angka tersebut menjadi peringatan bahwa ancaman narkoba di Pekanbaru masih sangat nyata dan membutuhkan penanganan secara masif dan terintegrasi.

Karena itu, Pemko Pekanbaru akan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan di tingkat pemerintah kota, tetapi juga melibatkan camat, lurah, hingga RT dan RW sebagai garda terdepan di lingkungan masyarakat.

"Termasuk dari kami sendiri, baik lurah, camat, RT dan RW, bagaimana mewujudkan Pekanbaru bersih dari narkoba. Kita perkuat kolaborasi dengan seluruh pihak," ujarnya.

Agung juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam dan berani melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam deteksi dini dan upaya memutus mata rantai peredaran narkotika.

Ia berharap, melalui sinergi seluruh elemen masyarakat, gerakan pemberantasan narkoba di Kota Pekanbaru dapat berjalan lebih efektif, sehingga generasi muda dapat tumbuh di lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari ancaman narkotika.

"Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Tujuan utamanya adalah menyelamatkan generasi muda dan menjaga masa depan Kota Pekanbaru," pungkasnya.***