Tak Ingin Ada Permainan, Wako Pekanbaru Minta Masyarakat Ikut Awasi SPMB

Senin, 15 Juni 2026

Wadahnews.com– Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang bersih, transparan, dan bebas dari segala bentuk kecurangan. Untuk itu, ia mengajak masyarakat turut mengawasi jalannya proses penerimaan siswa baru agar tidak ada praktik titipan maupun permainan oleh oknum tertentu.

Menurut Agung, pengawasan dari masyarakat sangat penting untuk memastikan seluruh calon peserta didik memperoleh hak yang sama dalam mengakses pendidikan tanpa adanya perlakuan khusus maupun intervensi dari pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.

"Salah satu hal yang perlu kita waspadai adalah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan komite sekolah sebagai perantara untuk melakukan praktik yang tidak sesuai aturan dalam proses penerimaan siswa baru. Jangan sampai ada yang bermain-main melalui komite sekolah," tegas Agung, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, para kepala sekolah pada prinsipnya telah memahami aturan dan mekanisme pelaksanaan SPMB serta larangan melakukan pelanggaran dalam penerimaan murid baru. Namun, potensi penyimpangan masih bisa muncul apabila ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menitipkan kepentingan melalui komite sekolah atau mengatasnamakan pihak sekolah.

"Kondisi seperti itu dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Tidak jarang nama kepala sekolah dibawa-bawa oleh pihak lain untuk meyakinkan orang tua calon siswa," ujarnya.

Agung mengatakan, praktik mengatasnamakan kepala sekolah atau menjanjikan kelulusan melalui jalur tertentu justru dapat merugikan semua pihak. Selain mencoreng integritas dunia pendidikan, kondisi tersebut juga membuat kepala sekolah menjadi sasaran tudingan dan tekanan dari masyarakat.

"Kadang-kadang ada pihak yang mengatasnamakan kepala sekolah. Padahal kepala sekolah belum tentu pernah menyampaikan hal tersebut. Akibatnya, kepala sekolah yang menjadi sasaran berbagai tudingan dan tekanan," katanya.

Karena itu, Agung meminta seluruh kepala sekolah dan komite sekolah untuk menjaga integritas serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan momentum penerimaan murid baru untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Wako juga mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku dapat meloloskan calon siswa melalui jalur tertentu. Jika menemukan indikasi penyimpangan, praktik titipan, maupun pungutan yang tidak semestinya, masyarakat diminta segera melaporkannya.

"Kami ingin SPMB di Kota Pekanbaru berjalan secara objektif, transparan, dan adil. Tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada permainan, dan tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan nama sekolah untuk kepentingan tertentu. Pendidikan harus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak-anak kita," pungkasnya.

Dengan pengawasan bersama dari pemerintah, sekolah, komite, dan masyarakat, Pemko Pekanbaru berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung bersih dan berintegritas serta memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik di Kota Bertuah.***