
Foto: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut
Wadahnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai mengakselerasi penataan kawasan wisata Limbungan dan Okura, Kecamatan Rumbai Timur. Kawasan yang memiliki beragam destinasi unggulan ini dipersiapkan menjadi magnet wisata baru yang mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Berbagai potensi wisata, seperti Danau Buatan (Danau Bandar Kayangan), Pulau Semut, Taman Bunga Impian Okura, hingga destinasi wisata alam lainnya, akan dikembangkan melalui konsep penataan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan pengembangan kawasan wisata tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemko untuk memperkuat sektor pariwisata di Kota Bertuah.
"Kawasan ini memiliki potensi yang sangat besar. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara terpadu agar mampu menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya usai menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Integrasi Kawasan Wisata Berkelanjutan di Kota Pekanbaru melalui Strategi Joined-up Governance yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP), Kamis (16/7/2026).
Dalam forum tersebut, Pemko Pekanbaru juga berdialog dengan para pengelola objek wisata untuk menyamakan langkah dalam penataan dan pengembangan kawasan Limbungan-Okura.
Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan garis sempadan sungai dan danau. Langkah ini bertujuan agar proses pembangunan tetap berjalan sesuai regulasi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Khusus di kawasan Danau Buatan, pemerintah akan menetapkan batas area yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan serta kawasan yang harus tetap dipertahankan sebagai ruang terbuka dan kawasan lindung.
"Hal ini perlu kami sosialisasikan kepada masyarakat, khususnya pemilik lahan di sekitar danau, agar mereka dapat ikut berkolaborasi dalam penataan kawasan wisata," jelas Ingot.
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga merencanakan pembangunan jalan inspeksi di sekitar Danau Buatan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses menuju kawasan wisata sekaligus mendukung pengembangan destinasi di masa mendatang.
Menurut Ingot, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penataan kawasan wisata. Karena itu, seluruh tahapan pembangunan akan diawali dengan sosialisasi agar tercipta kesamaan pemahaman antara pemerintah, pengelola wisata, dan masyarakat.
Melalui penataan yang terencana, Pemko Pekanbaru optimistis kawasan Okura-Limbungan akan berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan memperkuat daya saing pariwisata Pekanbaru.***