Masuk Sekolah Makin Ringan, Ribuan Siswa Baru di Pekanbaru Dapat Seragam Gratis

Senin, 03 Agustus 2026

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal

Wadahnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menghadirkan kabar baik bagi dunia pendidikan. Pada tahun ajaran 2026/2027, ribuan peserta didik baru di SD Negeri dan SMP Negeri akan menerima bantuan seragam sekolah gratis, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meringankan beban orang tua sekaligus memastikan seluruh anak dapat memulai sekolah dengan perlengkapan yang memadai.

Tak hanya membagikan seragam, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan program ini menyasar seluruh siswa baru di sekolah negeri tanpa membedakan latar belakang ekonomi.

Untuk jenjang SD Negeri, sebanyak 9.800 siswa baru akan menerima tiga stel seragam yang terdiri dari seragam merah putih, pramuka, dan olahraga.

"Untuk SD, kami menyiapkan bantuan bagi 9.800 siswa baru. Semuanya akan menerima tiga stel seragam, yakni merah putih, pramuka, dan olahraga. Bantuan ini diberikan kepada seluruh siswa baru SD negeri," ujar Jamal, Senin (3/8/2026).

Selain itu, 1.500 siswa SD dari jalur afirmasi juga akan mendapatkan bantuan tambahan berupa tas dan buku sekolah.

Sementara itu, pada jenjang SMP Negeri, sebanyak 11 ribu siswa baru juga dipastikan menerima tiga stel seragam, yakni seragam putih biru, pramuka, dan olahraga.

Tak berhenti di situ, sebanyak 1.500 siswa SMP dari keluarga kurang mampu turut memperoleh bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku guna menunjang kegiatan belajar mereka.

"Semua siswa baru SMP negeri mendapatkan bantuan seragam. Untuk siswa jalur afirmasi, kami juga menyiapkan bantuan tambahan berupa tas dan buku," jelasnya.

Agar bantuan dapat dimanfaatkan secepatnya, Dinas Pendidikan menargetkan seluruh proses pengadaan dan distribusi rampung paling lambat pada Oktober 2026. Selama Agustus, petugas akan melakukan pendataan sekaligus pengukuran seragam untuk memastikan ukuran yang diterima sesuai dengan kebutuhan setiap siswa.

"Kami usahakan Oktober semuanya sudah selesai sehingga anak-anak tidak terlalu lama menunggu dan bisa segera memakai seragam barunya," kata Jamal.

Ia juga menegaskan akan melakukan pengawasan terhadap sekolah agar tidak ada praktik penjualan maupun pengukuran seragam yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah.

Program bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran keluarga saat memasuki tahun ajaran baru sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.***