Lampaui Target, Pekanbaru Jadi Juara Investasi Riau 2026

Jumat, 14 Agustus 2026

Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, pada Jum’at, (14/8) di Ballroom Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru.

Wadahnews.com— Kinerja investasi Kota Pekanbaru mencatatkan prestasi gemilang. Realisasi investasi yang mencapai Rp7,35 triliun sepanjang Semester I 2026 mengantarkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meraih Peringkat I Riau Investment Award 2026.

Penghargaan tersebut diberikan Pemerintah Provinsi Riau dalam ajang Riau Investment Forum di Ballroom Dang Merdu BRK Syariah, Pekanbaru, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Riau ke-69.

Penghargaan diterima langsung Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Dr. Tr. H. Zulhelmi Arifin, S.STP., M.Si., CGCAE, yang mewakili Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M.

Prestasi tersebut ditopang realisasi investasi Januari hingga Juni 2026 yang mencapai Rp7.352.577.147.806. Capaian ini setara 156,02 persen dari target sebesar Rp4.712.500.000.000.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, tingginya realisasi investasi menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor sekaligus menunjukkan iklim usaha di Pekanbaru semakin sehat.

“Alhamdulillah, target investasi kita di Semester I tidak hanya tercapai, tetapi jauh melampaui target nasional. Ini adalah bukti nyata bahwa iklim investasi di Pekanbaru sangat sehat dan mendapat kepercayaan penuh dari para pemodal,” ujar Agung.

Ia menegaskan Pemko Pekanbaru terus mendorong kemudahan berusaha melalui transformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik. Salah satunya dengan penerapan perizinan digital terpadu yang diharapkan mampu membuat proses administrasi lebih cepat, transparan dan mudah diakses investor.

“Komitmen kami adalah memberikan karpet merah bagi investasi yang membawa dampak positif bagi ekonomi daerah. Kemudahan berusaha terus kita tingkatkan secara konsisten,” tegasnya.

Dari total realisasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp6,11 triliun dari 7.286 proyek. Investasi PMDN tersebut menyerap 5.283 tenaga kerja Indonesia dan tujuh tenaga kerja asing.

Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) mencatat investasi sebesar Rp1,23 triliun dari 451 proyek, dengan serapan 638 tenaga kerja Indonesia dan satu tenaga kerja asing.

Pertumbuhan investasi Pekanbaru juga terlihat dari peningkatan capaian antartriwulan. Pada Triwulan I 2026, realisasi investasi tercatat sekitar Rp2,55 triliun, kemudian melonjak menjadi Rp4,79 triliun pada Triwulan II.

Agung menilai penghargaan tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemko Pekanbaru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen pemerintah kota dan kolaborasi yang baik dengan masyarakat. Ke depan, kita akan terus memastikan pelayanan publik mampu merespons dinamika investasi dengan sigap,” katanya.

Dengan capaian tersebut, Pemko Pekanbaru berharap investasi tidak hanya menghasilkan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lebih banyak lapangan kerja dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lampaui target, Pekanbaru kini menjadi juara investasi Riau—sekaligus membawa optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.(Rls)