Cegah Karhutla, Tim Gabungan Amankan Sumur Migas BSP

Kamis, 27 Agustus 2026

Wadahnews.com– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah operasi PT Bumi Siak Pusako (BSP) terus ditangani. Tim gabungan memperkuat upaya pemadaman dan membuat sekat agar kobaran api tidak merembet ke sejumlah sumur minyak yang menjadi objek vital migas.

Direktur PT Bumi Siak Pusako, Robi Junipa, turun langsung memantau penanganan karhutla di lapangan bersama SKK Migas Sumbagut. Hingga Rabu (26/8/2026) pukul 02.00 WIB, api di sebelah selatan sumur NEB#08 berhasil dipadamkan.

“Pemadaman api dekat sumur NEB#08 di sebelah selatan, api berhasil dipadamkan,” kata Robi.

Namun, api masih menyala di sisi utara sumur NEB#08. Kobaran api diperkirakan berjarak sekitar 150–200 meter dari lokasi sumur.

Untuk mengantisipasi pergerakan api menuju sumur NEB#03, tim juga membuat kanal sebagai upaya pencegahan. Sumur NEB#03 berjarak sekitar 600 meter dari titik kebakaran atau sekitar satu kilometer dari NEB#08.

BSP telah membentuk Tim Satgas Penanggulangan Karhutla Lintas Departemen untuk mendeteksi, merespons, mengendalikan, dan mengoordinasikan penanganan karhutla, khususnya di kawasan operasional perusahaan dan sekitarnya.

Sekitar 30 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari unsur HSE, Security, OSZ, CC&T, EA, Production Operations, serta DWO Support.

Selain personel, BSP juga menyiagakan sejumlah peralatan pendukung, termasuk dua unit proteksi kebakaran berkapasitas 5.000 KL dan 10 KL serta satu unit truk vakum berkapasitas 5 KL untuk mendukung kebutuhan operasional di lapangan.

Sementara itu, tim pemadam BPBD Siak telah meninggalkan lokasi. Namun, personel Masyarakat Peduli Api (MPA) masih bertahan untuk membantu pemantauan dan penanganan di sekitar sumur NEB#08.

Robi menegaskan pengamanan dan pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan api tidak kembali mendekati objek vital migas, terlebih kondisi lahan gambut masih rawan terbakar.

Karhutla sebelumnya sempat merambat di kawasan gambut sekitar Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak. Kondisi ini meningkatkan kewaspadaan karena lokasi kebakaran berada di area yang sulit dijangkau dan kobaran api sempat mendekati fasilitas vital milik BSP.

Penanganan di lapangan juga melibatkan Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Dandim, Kapolres, SKK Migas Sumbagut, jajaran BSP, Manggala Agni, BPBD, MPA, hingga tim pemadam kebakaran dari pihak swasta.

Seluruh unsur bergerak bersama untuk memutus pergerakan api sekaligus mengamankan objek vital migas dari ancaman karhutla.(Saf/mcr)