Mulai 18 September, Super Air Jet Buka Rute Langsung Pekanbaru–Bandung

Rabu, 02 September 2026

Wadahnews.com— Kabar baik bagi masyarakat Riau yang ingin bepergian ke Jawa Barat. Maskapai Super Air Jet akan membuka rute penerbangan langsung Pekanbaru–Bandung, sehingga perjalanan kedua kota kini semakin mudah tanpa perlu transit.

Penerbangan perdana dijadwalkan pada 18 September 2026 dari Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru (PKU) dengan nomor penerbangan IU-175.

Rute Bandung–Pekanbaru tersebut akan beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni Selasa, Jumat, dan Sabtu.

Sementara penerbangan dari Pekanbaru menuju Bandung dengan nomor penerbangan IU-174 mulai beroperasi pada 19 September 2026, dengan jadwal penerbangan Rabu, Sabtu, dan Minggu.

Super Air Jet akan menggunakan armada Airbus A320-200 dengan kapasitas 180 penumpang kelas ekonomi. Kehadiran penerbangan langsung ini diharapkan memangkas waktu perjalanan sekaligus memberikan pilihan transportasi udara yang lebih praktis bagi masyarakat.

Tak hanya menghubungkan Pekanbaru dan Bandung, rute baru tersebut juga membuka peluang konektivitas lanjutan menuju sejumlah destinasi lain, seperti Batam, Medan, Gunungsitoli, hingga Kuala Lumpur.

General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Achmad, menyambut positif pembukaan rute baru tersebut.

Menurutnya, tambahan konektivitas udara akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat sekaligus mendukung berbagai sektor, mulai dari bisnis, pariwisata, pendidikan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Penambahan konektivitas ini memberi lebih banyak pilihan mobilitas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran Bandara SSK II Pekanbaru sebagai salah satu simpul utama penerbangan di Sumatra,” ujar Achmad, Rabu (2/9/2026).

Dengan dibukanya rute langsung Pekanbaru–Bandung, akses masyarakat Riau menuju Jawa Barat kini semakin mudah. Kehadiran rute ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan mobilitas orang dan aktivitas ekonomi antara kedua wilayah.(Saf/mcr)