Atasi Pemadaman Listrik, Pemko Pekanbaru Buka Layanan Pengaduan via 112

Rabu, 23 September 2026

Foto: Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho

Wadahnews.com— Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyiapkan layanan pengaduan pemadaman listrik melalui call center 112. Layanan ini disiapkan untuk mempercepat penyampaian laporan masyarakat kepada pihak PLN.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, mekanisme pengaduan tersebut menjadi salah satu kesepakatan dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama PT PLN (Persero) yang digelar di Aula Lantai 3 Kantor Kecamatan Senapelan, Rabu (23/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, PLN menyampaikan bahwa sejumlah gangguan listrik di lapangan terkadang tidak segera diketahui karena tidak adanya laporan dari masyarakat.

" Ternyata, banyak kejadian mati lampu terkadang tidak diketahui PLN karena tidak dilaporkan. Oleh karena itu, melalui FGD ini kita sepakati agar ke depannya masyarakat yang mengalami pemadaman listrik bisa langsung melapor ke nomor 112," ujar Agung usai kegiatan.

Ia menjelaskan, laporan gangguan listrik yang masuk melalui layanan darurat 112 nantinya akan diteruskan kepada operator Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman untuk ditindaklanjuti.

"Melalui layanan 112, operator dapat langsung meneruskan laporan dan menggerakkan tim Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing rayon," katanya.

Agung menyebutkan, Pemko Pekanbaru dan PLN juga telah menyepakati penguatan koordinasi di tingkat kecamatan. Seluruh camat di Pekanbaru telah bertukar nomor kontak dengan kepala ULP yang menangani wilayah masing-masing.

Selain mekanisme pengaduan, Pemko Pekanbaru mendorong PLN memperjelas pemetaan wilayah kerja dan kewenangan setiap ULP. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan gangguan, terutama di wilayah yang masuk dalam cakupan lebih dari satu ULP.

"Misalnya di Kecamatan Bukit Raya yang dilayani oleh dua ULP. Harapan kita, PLN dapat memetakan kembali kewenangan dan batas wilayah kerja ULP agar selaras dengan pembagian wilayah administratif Kota Pekanbaru," pungkas Agung.***