
Wadahnews.com— Kabut asap kembali menyelimuti Pekanbaru pada Rabu (30/9/2026) pagi. Kondisi ini mulai berdampak pada kualitas udara dan menjadi perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru, yang kini memantau perkembangan kondisi udara sebelum menentukan langkah lebih lanjut.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan Pemko terus memantau kondisi udara dan perkembangan kabut asap. Langkah lanjutan akan disiapkan apabila kualitas udara menunjukkan penurunan dan kondisi tersebut berlangsung lebih lama.
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara di Pekanbaru sempat berada dalam kategori tidak sehat. Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama terhadap aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar.
"Kami akan menggelar rapat jika sudah ada indikasi lebih lanjut. Kami akan memantau berapa lama asap ini bertahan, mengingat masih ada potensi curah hujan," ujar Agung, Rabu (30/9/2026).
Agung menyebut, Pemko Pekanbaru akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait apabila kondisi udara terus memburuk. Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan kembali adalah penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa.
Namun, kebijakan tersebut belum diputuskan. Pemko masih melihat perkembangan kualitas udara dan kondisi kabut asap dalam beberapa waktu ke depan.
Agung juga menyampaikan bahwa BMKG memprediksi hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Ia berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengurangi kabut asap dan memperbaiki kualitas udara di Pekanbaru.
"Mudah-mudahan malam ini turun hujan," katanya.
Di sisi lain, Agung memastikan hingga saat ini tidak ditemukan titik panas (hotspot) maupun titik api di wilayah Kota Pekanbaru.
Meski demikian, Pemko Pekanbaru tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemantauan kondisi di lapangan terus dilakukan bersama tim dan instansi terkait.
"Untuk titik api di wilayah kita, dipastikan nihil," pungkas Agung.***