Wadahnews.com– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru mulai menjalankan strategi jemput bola untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tak tanggung-tanggung, kader Tim Penggerak (TP) PKK kini dilibatkan turun langsung ke rumah warga mendata pajak kendaraan bermotor.
Langkah ini diawali melalui sosialisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kecamatan Binawidya dan Tuah Madani, Kamis (7/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bapenda juga menyerahkan SPPT PBB-P2 kepada TP PKK di dua kecamatan itu.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Binawidya dibuka langsung Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, T Denny Muharpan.
Menurut Denny, keterlibatan TP PKK menjadi langkah strategis untuk memperkuat pendataan pajak kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak tepat waktu.
“Ini merupakan sosialisasi untuk pendataan pajak PKB. Sosialisasi terhadap ibu TP PKK, karena kita sudah melakukan kerja sama dengan ibu PKK untuk mendata dan mengimbau masyarakat membayar pajak kendaraan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Nantinya, kader TP PKK akan bergerak secara door to door mendatangi rumah warga. Mereka akan mencatat jumlah kendaraan, mengecek status pembayaran pajak kendaraan, hingga menyerahkan langsung SPPT PBB-P2 kepada masyarakat.
Bapenda juga membekali kader TP PKK dengan aplikasi digital Asiap untuk memantau pendistribusian SPPT PBB-P2 secara real-time.
“Dengan kerja sama ini, merupakan salah satu upaya kita dalam rangka meningkatkan PAD,” terang Denny.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemko Pekanbaru berharap kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak semakin meningkat. Sebab, pajak daerah menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Pekanbaru.*****