Wadahnewa.com– Sebanyak 48 pelajar pilihan dari seluruh kabupaten dan kota di Riau mulai bersiap mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Riau tahun 2026.
Mereka terdiri dari 24 putra dan 24 putri terbaik hasil seleksi daerah yang akan menjalani tahapan seleksi ketat mulai 16 Mei 2026 mendatang. Dari puluhan peserta itu, nantinya hanya satu pasang yang akan mewakili Riau di tingkat nasional.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Boby Rahmat, mengatakan seluruh tahapan seleksi tingkat kabupaten dan kota telah selesai dilaksanakan.
“Seleksi tingkat kabupaten kota sudah selesai. Kami sudah menerima nama-nama calon Paskibra dari masing-masing daerah, terdiri dari dua pasang putra dan putri dari SMA, SMK, dan MAN untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi,” kata Boby, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, seleksi tingkat provinsi tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga wawasan kebangsaan, mental, hingga karakter peserta.
Tim seleksi yang melibatkan unsur TNI dan Polri akan menilai setiap peserta melalui berbagai tahapan ketat untuk menentukan anggota Paskibraka Provinsi Riau sekaligus calon wakil Riau di tingkat nasional.
“Selain fisik, pengetahuan masing-masing calon Paskibra juga sangat menentukan agar bisa menjadi peserta Paskibra nantinya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Riau, Suryadinata, menjelaskan proses seleksi berlangsung selama enam hari.
Peserta akan menjalani tes kesehatan di RS Petala Bumi, tes samapta di Brimob Polda Riau, hingga psikotes, tes kepribadian, dan wawancara kebangsaan.
Tak hanya itu, proses seleksi juga melibatkan penilaian dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat.
Dari hasil seleksi provinsi, akan dipilih tiga pasang putra dan putri untuk mengikuti tahapan seleksi nasional di Jakarta. Namun, hanya satu pasang yang nantinya benar-benar terpilih sebagai Paskibraka nasional wakil Provinsi Riau.
“Dari tiga pasang yang dikirim ke Jakarta, nantinya hanya dipilih satu pasang untuk tingkat nasional,” terang Suryadinata.
Sementara peserta lain yang belum lolos tetap berkesempatan menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi maupun di daerah asal masing-masing.(Saf/mcr)