Kanal

Rapat Forkopimda, Wako Agung Fokus Harga Pangan dan Karhutla

Wadahnews.com– Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Baterai B, Yonarhanud 13/PBY, Jalan Imam Munandar, Rabu (19/8/2026).

Rapat tersebut membahas sejumlah persoalan strategis yang menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dua isu utama yang menjadi perhatian yakni stabilitas harga pangan dan kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Terkait harga pangan, Pemko Pekanbaru menyoroti kenaikan harga daging ayam potong di pasaran. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemerintah langsung melakukan pemantauan ke lapangan untuk menelusuri rantai distribusi hingga ke tingkat pedagang.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kenaikan harga secara pasti. Dengan begitu, pemerintah dapat menentukan langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah kenaikan semakin membebani masyarakat.

Selain harga pangan, kesiapsiagaan menghadapi Karhutla juga menjadi perhatian dalam rapat Forkopimda.

“Kemudian kita juga membahas terkait kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran lahan,” kata Agung.

Agung menegaskan, upaya pencegahan Karhutla harus dilakukan sejak dini, terutama di wilayah pinggiran Kota Pekanbaru. Pemerintah bersama unsur terkait tidak boleh menunggu api membesar sebelum melakukan penanganan.

“Jangan sampai menunggu api besar, maka diperlukan deteksi dini,” tegasnya.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan sejumlah posko di wilayah yang dinilai rawan. Posko tersebut dilengkapi mobil pemadam kebakaran dan petugas yang disiagakan untuk melakukan penanganan apabila terjadi kebakaran.

Selain harga pangan dan Karhutla, rapat Forkopimda turut membahas perkembangan persoalan bangunan kantor dan toko di kawasan Sukaramai Trade Center (STC).

Sebanyak 133 bangunan toko di kawasan tersebut saat ini telah menjadi aset Pemko Pekanbaru. Pemerintah kota tengah mencari solusi agar aset tersebut dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pedagang.

“Pemko berupaya memberikan keringanan atau kemudahan bagi pedagang yang akan berjualan di sana,” jelas Agung.

Rapat Forkopimda ini menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, mulai dari stabilitas harga pangan, kesiapsiagaan bencana hingga optimalisasi aset daerah.***

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER