Wadahnews.com- Tumpukan kulit durian yang dibuang ke dalam drainase di sepanjang Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, membuat saluran air tersumbat. Kondisi ini pun memicu teguran dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kepada sejumlah pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pihaknya menemukan banyak pedagang yang membuang limbah kulit durian langsung ke dalam parit.
“Sampah kulit-kulit durian itu dibuang ke dalam parit. Kami sudah menegur pedagang di sana agar tidak lagi melakukan hal tersebut,” ujar Edward, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, temuan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengeluhkan kondisi drainase di Jalan Arifin Ahmad yang tersumbat akibat tumpukan sampah durian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas PUPR Pekanbaru langsung menurunkan petugas kebersihan atau pasukan kuning untuk melakukan pembersihan di lokasi.
“Tadi tim sedang melakukan pembersihan rutin di Jalan Sudirman. Setelah ada laporan masuk, kami langsung turun ke Jalan Arifin Ahmad. Ternyata banyak kulit durian yang dibuang ke parit,” jelas Edu, sapaan akrabnya.
Petugas kemudian mengangkut tumpukan sampah yang menyumbat aliran air agar drainase kembali berfungsi normal.
Edward menegaskan, sejumlah pedagang yang berjualan di sepanjang ruas Jalan Arifin Ahmad telah diberikan peringatan agar tidak lagi membuang sampah ke dalam drainase.
Selain itu, Dinas PUPR juga telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Pekanbaru untuk melakukan pengawasan di kawasan tersebut. Jika masih ditemukan pedagang yang membandel, penindakan akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan para pedagang untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pasalnya, sampah yang dibuang ke dalam drainase dapat memicu penyumbatan dan berpotensi menyebabkan banjir saat hujan turun.
“Normalisasi drainase ini rutin kita lakukan. Setiap hari tim turun ke berbagai titik untuk membersihkan saluran air. Ini juga menjadi bagian dari upaya penanganan banjir di Kota Pekanbaru,” pungkasnya.