Kanal

OMC Tahap I Rampung, 35 Ton Garam Disebar untuk Picu Hujan di Riau

Wadahnews.com– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Hingga kini, tercatat empat daerah masih dilanda kebakaran, yakni Kabupaten Kampar, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Bengkalis.

Untuk membantu proses pemadaman, Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah pusat melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sekitar 35 ton garam (NaCl) ke awan potensial hujan guna memicu turunnya hujan buatan.

Operasi ini merupakan kerja sama antara Pemprov Riau, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Riau, Jim Ghafur, mengatakan operasi modifikasi cuaca menjadi salah satu langkah strategis dalam pengendalian karhutla di wilayah tersebut.

“Modifikasi cuaca ini sangat membantu, terutama untuk wilayah yang sulit dijangkau oleh tim darat,” ujar Jim, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca panas, angin cukup kencang, serta karakteristik lahan gambut di Riau membuat api mudah menyebar dan sulit dipadamkan tanpa bantuan hujan.

Sejumlah titik kebakaran masih terjadi di berbagai daerah. Di Kabupaten Kampar, kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Niaga, Rimbo Panjang. Tim gabungan hingga kini masih melakukan pemadaman karena lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan permukiman warga.

Selain itu, kebakaran juga terjadi di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, kemudian di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, serta di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Meski demikian, sejumlah titik api yang sebelumnya muncul di Kota Pekanbaru berhasil dikendalikan oleh tim gabungan di lapangan.

“Beberapa titik di Pekanbaru sempat muncul, namun sudah berhasil dipadamkan oleh tim di lapangan,” jelas Jim.

Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca tahap pertama kini telah rampung. Pemprov Riau bersama pemerintah pusat juga telah merencanakan OMC tahap kedua pada April mendatang.

Namun, Pemprov Riau berharap pelaksanaan tahap lanjutan tersebut dapat dipercepat, mengingat kondisi karhutla di sejumlah wilayah mulai meluas.(Saf/mcr)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER