Wadahnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai merealisasikan program besar penataan jaringan kabel telekomunikasi yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. Langkah awal dimulai dari Jalan Ronggowarsito, Minggu (31/5/2026), dengan melakukan perapian kabel fiber optik yang menjuntai dan dinilai mengganggu estetika serta kenyamanan lingkungan.
Program ini dilaksanakan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Riau dan sejumlah penyedia layanan internet sebagai bentuk komitmen menciptakan wajah Kota Pekanbaru yang lebih tertata, aman, dan modern.
Sekretaris APJATEL Riau, Dardi Suryanto, mengatakan kegiatan di Jalan Ronggowarsito merupakan tahap awal dari program penataan kabel udara yang akan dilanjutkan secara bertahap di sejumlah ruas jalan lainnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat imbauan yang sebelumnya disampaikan Pemko Pekanbaru kepada para penyelenggara jaringan telekomunikasi terkait penataan kabel yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
"Hari ini kami mulai di Jalan Ronggowarsito. Setelah itu, lokasi prioritas berikutnya adalah Jalan Lobak, Jalan Delima, dan Jalan Paus," ujar Dardi di sela-sela kegiatan perapian kabel.
Ia menjelaskan, fokus pekerjaan saat ini adalah merapikan kabel-kabel fiber optik yang menjuntai dengan metode crimping atau pengencangan kabel. Langkah tersebut dilakukan agar posisi kabel kembali rapi, tidak mengganggu pemandangan, dan lebih aman bagi masyarakat.
Dardi mengakui, kondisi kabel yang terlihat semrawut selama ini umumnya disebabkan oleh jarak antar tiang yang cukup jauh sehingga kabel mengalami penurunan posisi dan menggantung di sejumlah titik.
"Kabel-kabel yang selama ini terlihat semrawut akan kami rapikan agar tidak menjuntai, terutama yang melintasi jalan maupun berada di depan rumah warga. Dengan begitu, lingkungan menjadi lebih aman dan lebih indah dipandang," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, sedikitnya 10 penyedia layanan telekomunikasi dan internet turut ambil bagian dalam program tersebut. Sejumlah provider berskala nasional juga terlibat untuk mempercepat proses penataan jaringan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Pekanbaru.
APJATEL berharap seluruh penyelenggara jaringan dapat berpartisipasi aktif sehingga proses perapian kabel dapat berjalan lebih cepat dan memberikan hasil yang maksimal.
"Harapan kami, seluruh provider dapat berpartisipasi sehingga proses penataan bisa berjalan lebih cepat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi kabel udara yang dinilai semrawut dan mengganggu keindahan kota.
Menurutnya, Pemko Pekanbaru telah menyampaikan surat kepada APJATEL sejak Januari lalu agar dilakukan penataan secara menyeluruh. Pemerintah juga meminta agar kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan sekali, tetapi menjadi program rutin yang berkelanjutan.
"Kami meminta APJATEL menyusun rencana tindak lanjut dalam waktu dekat sehingga kegiatan perapian kabel dapat dilakukan secara rutin dan berkesinambungan," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Yayan itu mengatakan, Pemko Pekanbaru memiliki visi jangka panjang dalam penataan infrastruktur telekomunikasi. Salah satunya dengan mengurangi keberadaan kabel udara di ruas-ruas jalan utama dan secara bertahap memindahkannya ke bawah tanah melalui sistem ducting.
Saat ini, pemerintah kota tengah menyusun kajian dan rekomendasi teknis sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Jika nantinya terealisasi, sistem ducting diyakini akan mampu mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan keamanan jaringan telekomunikasi.
"Target kami ke depan adalah mengurangi kabel udara di ruas-ruas jalan besar dengan sistem ducting. Namun sambil menunggu kajian teknis dan rekomendasi selesai disusun, kami meminta seluruh kabel yang ada saat ini dirapikan terlebih dahulu karena sudah menjadi perhatian dan keluhan masyarakat," tegasnya.
Program penataan kabel ini menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru dalam membangun tata kota yang lebih modern dan berdaya saing. Dimulai dari Jalan Ronggowarsito, pemerintah berharap gerakan ini dapat terus berlanjut hingga menjangkau seluruh kawasan yang selama ini dipenuhi kabel menjuntai dan tidak tertata.
Dengan langkah tersebut, Pekanbaru tidak hanya berupaya memperbaiki estetika kota, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi masyarakat maupun para pendatang. ***