Wadahnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran melalui pelaksanaan Pekanbaru Job Fair 2026. Kegiatan yang menghadirkan ribuan peluang kerja itu resmi dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, di Mal SKA, Jalan Tuanku Tambusai, Rabu (17/6/2026).
Sejak hari pertama, agenda tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan pencari kerja memadati lokasi kegiatan dengan membawa berkas lamaran dan berharap mendapatkan pekerjaan dari perusahaan-perusahaan yang ikut berpartisipasi.
Pembukaan job fair turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Pada tahun ini, sebanyak 47 perusahaan ambil bagian dengan menyediakan total 1.417 lowongan pekerjaan bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA/sederajat hingga sarjana. Sejumlah perusahaan juga membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
"Ada 47 perusahaan dengan total 1.417 lowongan kerja. Baik untuk tamatan SMA maupun sarjana. Di antaranya ada sekitar 10 sampai 15 lowongan bagi kaum disabilitas," ujar Agung Nugroho.
Menurutnya, Pekanbaru Job Fair 2026 bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan para pencari kerja.
"Ini adalah upaya Pemko Pekanbaru untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Pekanbaru sekaligus menekan angka pengangguran," jelasnya.
Agung menegaskan, Pemko Pekanbaru akan mengawal pelaksanaan job fair hingga proses rekrutmen selesai. Ia bahkan memasang target sedikitnya 70 persen dari total lowongan yang tersedia dapat terisi melalui kegiatan tersebut.
"Harapan kita 100 persen lowongan kerja yang ada bisa diisi. Tetapi minimal 70 persen lah. Kita akan mengawal prosesnya," tegasnya.
Pekanbaru Job Fair 2026 akan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026. Dengan lebih dari seribu lowongan yang tersedia, kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus mendorong penurunan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Pekanbaru.***