Kanal

CKG Pekanbaru Ungkap Diabetes dan Hipertensi Paling Mendominasi

Wadahnews.com– Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Pekanbaru mengungkap temuan yang patut menjadi perhatian. Diabetes melitus (DM) dan hipertensi menjadi dua penyakit yang paling banyak ditemukan dari pemeriksaan kesehatan masyarakat. Minggu(16/8/2026).

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan sejauh ini pemeriksaan CKG belum menemukan penyakit langka pada peserta.

“Penyakit yang paling banyak itu diabetes melitus (DM) dan hipertensi. Yang langka tidak ada kita temukan,” kata Dedy, akhir pekan kemarin.

Temuan tersebut menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan. Pemeriksaan rutin dan deteksi dini dinilai penting, terutama untuk mengetahui penyakit yang kerap muncul tanpa gejala jelas.

Namun, Dedy menegaskan pemeriksaan HIV/AIDS tidak termasuk dalam program CKG. Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui layanan khusus dengan prosedur tersendiri.

“Untuk program CKG tidak termasuk pemeriksaan HIV/AIDS. Itu pemeriksaan khusus dan dilakukan secara khusus,” jelasnya.

Di luar program CKG, Dinkes Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Upaya tersebut menyasar dunia pendidikan. Edukasi dan pencegahan dilakukan mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA dan digelar secara rutin setiap Jumat dengan lokasi yang bergantian.

Dinkes juga menggandeng sejumlah rumah sakit untuk memperkuat penanggulangan HIV/AIDS. Di antaranya Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia, Eka Hospital, serta Rumah Sakit Awal Bros.

“Karena ini bagian daripada penanggulangan penyakit,” ujar Dedy.

Tak berhenti di sekolah, edukasi HIV/AIDS turut diperluas ke lingkungan perguruan tinggi. Sejumlah kampus di Pekanbaru telah menjadi sasaran kegiatan edukasi dan pencegahan.

Dinkes Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. CKG menjadi kesempatan untuk mengetahui kondisi tubuh lebih awal, sehingga penyakit bisa dicegah, dikendalikan, dan ditangani sebelum berkembang lebih serius.***

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER