Wadahnews.com- Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, melantik 304 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari 200 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 104 pejabat fungsional, Kamis (9/4/2026).
Namun pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Agung langsung memberi peringatan tegas: ASN tidak boleh hanya “datang dan duduk”, tetapi harus benar-benar bekerja untuk masyarakat.
“Gaji yang kalian terima itu dari rakyat. Jadi wajib dibalas dengan pelayanan terbaik,” tegas Agung di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya.
Ia menekankan, perubahan status menjadi PNS harus diikuti peningkatan kinerja, tanggung jawab, dan loyalitas. ASN diminta tidak sekadar hadir secara administratif, melainkan memberi dampak nyata.
“Jangan hanya absen. Tunjukkan kerja nyata, jujur, disiplin, dan punya dedikasi,” ujarnya.
Agung juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah bukan pada banyaknya acara, tetapi dari pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Yang dinilai masyarakat itu pelayanan, bukan seremoni,” katanya.
Tak hanya itu, 104 pejabat fungsional yang baru dilantik diminta langsung tancap gas dan memberi kontribusi konkret di OPD masing-masing.
Dalam arahannya, Agung juga menyinggung isu kebersihan kota. Ia mengajak ASN menjadi contoh, terutama dalam pengelolaan sampah demi mengembalikan Piala Adipura ke Pekanbaru.
Pemko bahkan telah mengeluarkan aturan tegas: seluruh pegawai wajib memilah sampah dari rumah.
“Mulai dari rumah. Jangan lagi sampah dicampur. Ini komitmen kita bersama,” tegasnya.
Ia juga meminta kepala OPD tak lengah mengawasi kinerja pegawai. Evaluasi tersebut akan berdampak langsung pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Di akhir, Agung memberi pesan serius: jangan sampai SK pengangkatan disalahgunakan, apalagi dijadikan jaminan pinjaman.
Pemko Pekanbaru saat ini juga tengah memperjuangkan peningkatan status pegawai ber-NIB menjadi PPPK atau PNS, serta membuka peluang rekrutmen ASN baru tahun ini, jika mendapat restu pemerintah pusat.*****