Kanal

Karhutla Bakar 93,8 Hektare Lahan, BPBD Pekanbaru Siaga

Wadahnews.com— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Pekanbaru telah menghanguskan 93,8 hektare lahan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Meski saat ini tidak lagi ditemukan titik api, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru tetap meningkatkan kewaspadaan.

Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk, mengatakan kondisi karhutla saat ini relatif terkendali. Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Pekanbaru dalam dua hari terakhir turut membantu menekan potensi kebakaran.

"Untuk titik api saat ini sudah tidak ada. Namun, ke depannya kita tetap harus waspada," ujar Martin, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut tidak membuat BPBD menurunkan kesiapsiagaan. Sebab, pada pekan sebelumnya masih ditemukan empat lokasi kebakaran lahan di wilayah Pekanbaru.

Satu kebakaran terjadi di Jalan Rawa Bening, Kecamatan Tuah Madani. Sementara tiga lokasi lainnya berada di Kecamatan Payung Sekaki, yakni di sekitar SMAN 17 Pekanbaru, Jalan Sidorukun Ujung, dan Jalan Rawa Indah.

Berdasarkan pemetaan dan riwayat kejadian, BPBD menetapkan tiga kecamatan sebagai wilayah yang mendapat perhatian lebih dalam pengawasan karhutla, yakni Payung Sekaki, Rumbai, dan Tenayan Raya.

Monitoring di wilayah rawan tersebut akan terus dilakukan secara rutin hingga akhir tahun. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api dan memastikan potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

Meski hujan telah membantu meredam karhutla, BPBD menilai kewaspadaan tetap diperlukan. Dengan luas lahan terbakar yang telah mencapai 93,8 hektare, upaya pencegahan dan pengawasan menjadi penting agar kebakaran tidak kembali meluas.***

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER