Wadahnews.com- Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, memberi perhatian serius terhadap pelayanan publik dan persoalan sampah di Kota Pekanbaru. Dalam rapat koordinasi bersama seluruh camat di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (19/5/2026), Agung menegaskan seluruh kecamatan harus bergerak cepat dan memiliki standar pelayanan yang sama.
Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dibahas langsung, mulai dari pelayanan administrasi hingga kebersihan lingkungan.
Agung menekankan bahwa kecamatan merupakan garda terdepan pemerintah dalam melayani masyarakat. Karena itu, ia tidak ingin ada lagi pelayanan yang lambat ataupun berbeda kualitas antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya.
“Kami ingin pelayanan di 15 kecamatan ini benar-benar sama standarnya. Masyarakat harus merasakan pelayanan pemerintah sampai ke tingkat paling bawah,” tegas Agung usai rapat.
Tak hanya soal pelayanan, Agung juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah. Ia meminta para camat tidak tinggal diam dan ikut bertanggung jawab penuh terhadap kebersihan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada dinas terkait, melainkan harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat kecamatan.
“Camat harus tahu kondisi wilayahnya. Kebersihan dan penanganan sampah harus jadi perhatian serius,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut, Pemko Pekanbaru juga melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan. Program yang dinilai baik akan dipertahankan dan diperkuat, sementara persoalan yang masih menjadi hambatan akan segera dibenahi melalui koordinasi lintas OPD.
Menariknya, Agung juga memastikan dirinya akan rutin berkantor langsung di setiap kecamatan secara bergilir. Langkah ini dilakukan agar pemerintah bisa melihat langsung kondisi lapangan dan mempercepat penyelesaian persoalan masyarakat.
“Kita akan gilir seluruh kecamatan setiap bulan. Hari ini dimulai dari Marpoyan Damai,” pungkasnya.***