• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • RIAU
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
  • Berita Pilihan
  • Terpopuler
  • Advetorial
  • Galeri
  • Indeks
×
  • Beranda
  • Daerah
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Pelalawan
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rohul
  • Rohil
  • Inhu
  • Inhil
  • Kuansing
  • Meranti
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Galeri
  • Indeks
BERITA PILIHAN Index
Tradisi Petang Megang Kembali di Pekanbaru, Pengurus Masjid Raya Persiapkan Ini
Tradisi Petang Megang Kembali di Pekanbaru, Pengurus Masjid Raya Persiapkan Ini
Ini Jadwal Libur Sekolah Riau Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Ini Jadwal Libur Sekolah Riau Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan, Tim Gabungan dan Satgas Pangan Polda Lakukan Sidak
Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan, Tim Gabungan dan Satgas Pangan Polda Lakukan Sidak
HUKRIM Index
Kapolda Riau Pecat 12 Personel Secara Tidak Hormat, Ini Alasannya!
Kapolda Riau Pecat 12 Personel Secara Tidak Hormat, Ini Alasannya!
Owa Ungko Dibandrol Rp 8 Juta, Transaksi Ilegal Berakhir di Tangan Polisi
Owa Ungko Dibandrol Rp 8 Juta, Transaksi Ilegal Berakhir di Tangan Polisi
Razia Gabungan,  28 Motor Ditilang Satlantas Polresta Pekanbaru
Razia Gabungan, 28 Motor Ditilang Satlantas Polresta Pekanbaru
OLAHRAGA Index
Imbang 1-1, PSPS Pekanbaru Gagal Balas Dendam ke Gawang Adhyaksa FC Banten
Imbang 1-1, PSPS Pekanbaru Gagal Balas Dendam ke Gawang Adhyaksa FC Banten
PSPS Pekanbaru Resmi Rekrut Tiga Pemain Baru
PSPS Pekanbaru Resmi Rekrut Tiga Pemain Baru
Drama Gol Balasan Cepat! PSPS Tahan Imbang PSMS Medan 1-1 Lewat Aksi Reyhan Firdaus dan Barata
Drama Gol Balasan Cepat! PSPS Tahan Imbang PSMS Medan 1-1 Lewat Aksi Reyhan Firdaus dan Barata
  • Home
  • Lifestyle

Perhiasan

Tren Perhiasan Tahun 2022, Ini ulasan Lengkapnya !!

Redaksi

Kamis, 03 Februari 2022 21:52:13 WIB
Cetak
Tren Perhiasan Tahun 2022, Ini ulasan Lengkapnya !!
Foto: istimewa

Wadahnews.com- Selama pandemi, ruang gerak kita terbatas. Tidak dapat berkumpul dengan teman dan kerabat membuat kita harus menyibukkan diri di rumah. Kamis(3/2).

Demi mengatasi kebosanan, segala sesuatu kita lakukan. Berolahraga, mencoba hobi baru, atau mulai mengoleksi barang-barang, entah itu pakaian atau perhiasan. Saat ini, kebutuhan untuk memeroleh kebahagiaan dari mengoleksi perhiasan semakin meningkat

Menurut Sophie Quy, wakil presiden eksekutif di Threads Styling, dorongan untuk meraih kebahagiaan meluas ke perhiasan layaknya mengoleksi pakaian.

Banyak orang menyukai kreasi perhiasan dengan warna-warna berani dari merek sekelas Anabela Chan, Marie Lichtenberg, atau Savolinna.

Mie Ejdrup, salah satu pendiri Finematter, mengatakan, tahun 2022 akan menjadi tahun di mana orang-orang mencari kesenangan dengan mengoleksi perhiasan.

"Seolah-olah kita menyingkirkan semua aturan dan tradisi lama, bergerak maju dengan satu gagasan utama: perhiasan harus bersifat pribadi dan menyenangkan," tutur Ejdrup, ketika dikutip melalui kompas.com

Orang memerlukan perhiasan untuk membuat mereka merasa aman di masa yang tidak pasti seperti sekarang.

Selain itu, beberapa ornamen pada perhiasan juga berfungsi sebagai simbol atau lambang untuk mengungkapkan siapa diri kita sebenarnya.

Bagi perancang perhiasan Ana Khouri, fenomena ini bukan sekadar tren, melainkan lebih ke arah perubahan menuju pendekatan yang lebih berkelanjutan bagi penjual dan pembeli perhiasan.

"Semua orang semakin sadar akan lingkungan dan cara kita hidup, memproduksi, dan mengonsumsi sesuatu," kata dia.

"Di Ana Khouri, kami hanya menggunakan emas yang ditambang secara adil dan batu permata yang didapat secara bertanggung jawab dan etis."

Para penjual perhiasan menemukan, banyak klien berupaya mendaur ulang perhiasan yang sudah ada dan belum terpakai dan memilih perhiasan antik daripada perhiasan baru.

Josephine Odet, Head of Buying dan VIP Sales di Omneque mengatakan, film dan program seperti House of Gucci danAnd Just Like That meningkatkan minat masyarakat pada perhiasan vintage.

Menurut Odet, pembeli lebih senang berinvestasi dalam perhiasan langka yang terjangkau, seperti cincin tengkorak Victoria yang unik, tetapi tidak terlampau mahal.

"Saya rasa orang-orang ingin membeli perhiasan secara lebih baik. Membuat keputusan dengan sadar dan berinvestasi dalam desain yang tahan lama dari bahan berkualitas tinggi," tambah Ejdrup dari Finematter.

Tren perhiasan lain yang diperkirakan bertahan dalam jangka waktu lama adalah membeli fine jewellery (perhiasan yang dibuat dengan logam mulia) secara online.

"Sejak tahun 2019, kami melihat kategori perhiasan kami berkembang, dengan pertumbuhan tiga digit dalam fine jewellery dan dua digit dalam fashion jewellery," kata Tanika Wisdom dari MatchesFashion.

Di Threads Styling, fine jewellery menjadi salah satu kategori yang tumbuh cepat, sekitar 40 persen pada 2020.

Laporan State of Fashion yang diterbitkan Business of Fashion dan McKinsey & Company memperkirakan, penjualan perhiasan online global akan tumbuh dari 13 persen menjadi 18-21 persen antara 2019-2025.

Sementara itu, nilai dari penjualan perhiasan diprediksi mencapai antara 60 miliar dollar AS-80 miliar dollar AS.

Lebih lanjut, para pakar perhiasan membeberkan seperti apa tren perhiasan di tahun 2022 ini.

1. Tone yang berani

Warna berani akan terus menjadi tren di industri perhiasan tahun ini. Dimana, rantai yang dihias atau diberi ornamen sedang populer saat ini, kata Libby Page, editor pasar senior di Net-a-Porter.

Beberapa merek seperti Gigi Clozeau, Pascale Monvoisin, Brent Neale dan Sydney Evan menambahkan semburat warna dan bereksperimen menggunakan bahan baru seperti keramik dan studing link dengan berlian atau batu mulia lain.

2. Percampuran berbagai hal

Tidak ada aturan khusus untuk memakai perhiasan di tahun 2022. Ejdrup mengatakan, kita dapat mengenakan perhiasan berbahan satu atau beberapa logam seperti kalung Delfina Delettrez atau cincin dengan padanan material white gold, rose gold dan yellow gold dari Cartier Trinity.

Ditambahkan Page, tren "neck mess" yang populer di tahun 2021 akan berlanjut dengan pendekatan lebih banyak lebih baik.

Contohnya, kreasi berupa rantai chunky atau liontin dari merek semacam Lauren Rubinski dan Anita Ko.

3.Setiap statement menjadi penting

Pengaruh mode tahun 70-an dan 80-an mendorong penolakan untuk perhiasan yang halus dan memicu kita untuk memakai potongan-potongan yang berani.

"Orang kembali bersolek dan ingin bersenang-senang setelah dua tahun terakhir," tutur Quy.

Bagi yang memiliki dana terbatas, ada banyak cara untuk membuat statement seperti memakai perhiasan berupa anting-anting berwarna-warni atau cincin dengan pahatan yang menarik.

4. Perhiasan yang menyenangkan

Ketertarikan masyarakat pada perhiasan yang menyenangkan belum akan memudar di tahun ini.

Tanika Wisdom dari MatchesFashion mengungkap, dulu barang-barang baru hanya populer di perhiasan fesyen.

Namun sekarang, fenomena itu juga terjadi pada fine jewellery. Kita dapat melihat berbagai kreasi baru dari Alison Lou dan Yvonne Leon yang semakin diminati.

5. Perhiasan dengan keterikatan emosional

"Kami melihat peningkatan minat pada karya yang dipersonalisasi, seperti campuran inisial, tanda zodiak, dan tanda kelahiran," kata Miranda Rose Williams, Vice President of Designer Relationships di Finematter.

Ketertarikan pada perhiasan yang beresonansi dengan individu meningkat. Tengok saja liontin Love You To The Moon And Back rancangan Marie Lichtenberg atau gelang chakra warna-warni dari Ananya.

6. Membeli perhiasan secara sadar

Konsumen perhiasan semakin terdorong untuk membuat keputusan yang bijaksana dalam membeli perhiasan.

Sebelum membeli, konsumen akan mengajukan pertanyaan ke toko perhiasan, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk membeli berlian atau cincin pertunangan yang berkelanjutan.

Kita juga bisa memodifikasi atau mendaur ulang perhiasan lama menjadi barang baru.

Pada 2025, menurut laporan State of Fashion, diperkirakan 20-30 persen penjualan perhiasan global akan dipengaruhi oleh pertimbangan keberlanjutan, mulai dari dampak lingkungan hingga praktik pengadaan perhiasan yang etis.


Ikuti Wadahnews.com


WadahNews.com

TULIS KOMENTAR Index

BERITA LAINNYA Index
Lifestyle

Fenomena FOMO dan Impulsive Buying Jadi Perhatian dalam Kajian Behavioral Finance di Kalangan Mahasiswa

14
84+
Rabu, 28 Januari 2026 - 13:00:00 WIB
Lifestyle

Resmi Dilantik, Ini Nama Pengurus DPP Apindo Riau 2025-2030

14
84+
Selasa, 09 Desember 2025 - 17:00:00 WIB
Lifestyle

Daftar Minuman Perusak Ginjal, Bukan Cuma Alkohol

14
84+
Selasa, 09 September 2025 - 13:00:00 WIB
Lifestyle

Marc Marquez Selebrasi "Aura Farming," Gubernur Wahid Prediksi Wisatawan Riau Melonjak

14
84+
Senin, 14 Juli 2025 - 18:30:00 WIB
Lifestyle

Tren Sleep Tourism, Pilih Tidur Nyenyak Saat Liburan

14
84+
Ahad, 01 Juni 2025 - 12:53:24 WIB
Lifestyle

Pasca Libur Lebaran, Minggu ini CFD Pekanbaru Kembali Dibuka

14
84+
Jumat, 11 April 2025 - 16:00:00 WIB

TERKINI Index
Tradisi Petang Megang Kembali di Pekanbaru, Pengurus Masjid Raya Persiapkan Ini
09 Februari 2026
Ini Jadwal Libur Sekolah Riau Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
08 Februari 2026
Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadan, Tim Gabungan dan Satgas Pangan Polda Lakukan Sidak
06 Februari 2026
Tahun Ini DPKH Provinsi Riau Targetkan 44.700 Ternak Divaksin
06 Februari 2026
Gajah Sumatra Mati Mengenaskan di Areal Konsesi, Bagian Kepala Hilang Misterius
05 Februari 2026
Arahan Presiden, Plt Gubri Surati Pemda se-Riau Soal Sampah
05 Februari 2026
Selama Ramadhan 1447 H, Hiburan Malam di Pekanbaru Bakal Dilarang Beroperasi
04 Februari 2026
Penyegelan New Paragon, Wali Kota Pekanbaru Turun Langsung
03 Februari 2026
Cegah Kriminalitas, Pemko Pekanbaru Minta RT/RW Aktifkan Siskamling
02 Februari 2026
Inflasi Riau Januari 2026 Tembus 4,43 Persen, Tembilahan Tertinggi
02 Februari 2026
TERPOPULER Index
  • 01
    UMK Pekanbaru 2026 Ditetapkan Rp3,99 Juta, Perusahaan Diminta Patuhi Aturan
  • 02
    Resmi Dilantik, Ini Nama Pengurus DPP Apindo Riau 2025-2030
  • 03
    Satpol PP Pekanbaru Siap Tindak PKL yang Berjualan di Ruas Jalan Protokol
  • 04
    Drama Gol Balasan Cepat! PSPS Tahan Imbang PSMS Medan 1-1 Lewat Aksi Reyhan Firdaus dan Barata
  • 05
    Wajib Tahu! Ini 7 Pelanggaran Prioritas yang Jadi Sasaran Utama Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 di Riau
  • 06
    Gelar MTQ ke-57, Pemko Pekanbaru Padukan Syiar Islam dan Budaya
  • 07
    Gajah Liar Mengamuk di Permukiman Rumbai, Satu Anak Dilarikan ke RSUD Arifin Achmad


Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

© 2021 wadahnews.com