Wadahnews.com– Suasana Lebaran tahun ini di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau akan sedikit berbeda. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau dipastikan tidak menggelar open house pada Idulfitri 1447 Hijriah.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 400.6/3245/SJ tertanggal 17 Maret 2026 yang mengimbau kepala daerah di seluruh Indonesia untuk membatasi kegiatan seremonial saat Lebaran.
Meski tanpa open house, masyarakat tetap memiliki kesempatan untuk bersilaturahmi. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Riau, Supriyadi, mengatakan Plt Gubernur tetap membuka pintu kediamannya secara sederhana.
“Open house tidak dilaksanakan sesuai edaran Mendagri. Namun Plt Gubri tetap menerima masyarakat yang ingin bersilaturahmi, khusus pada hari pertama Idulfitri,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Ia menegaskan, silaturahmi tersebut hanya berlangsung satu hari dan tanpa rangkaian acara resmi seperti biasanya.
Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi nasional, termasuk masih adanya bencana alam di sejumlah daerah serta dampak dinamika global yang memengaruhi kehidupan masyarakat.
Melalui edaran tersebut, pemerintah daerah juga diminta mengalihkan fokus dari kegiatan seremonial ke aktivitas yang lebih berdampak langsung, seperti penyaluran bantuan sosial, santunan, hingga kegiatan produktif lainnya.
Dengan kebijakan ini, perayaan Idulfitri di Riau diharapkan tetap berlangsung khidmat, sederhana, namun penuh makna kebersamaan. (Saf/mcr)