Wadahnews.com– Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyapa langsung ribuan driver ojek online (ojol) yang ambil bagian dalam ajang Sahur on the Road, Minggu (1/3/2026) dini hari. Para driver tumpah ruah memadati Lapangan Purna MTQ Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.
Sejak dini hari, para driver dari berbagai aplikasi transportasi online yang beroperasi di Kota Pekanbaru telah berkumpul untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran Agung yang mengenakan jaket khas driver ojol menambah semarak suasana.
Tak hanya bercengkrama, Agung juga melayani permintaan swafoto dari para driver dengan ramah. Kebersamaan semakin terasa saat Wali Kota duduk bersama para driver menyantap hidangan sahur di lapangan tersebut.
Usai sahur, ribuan driver melanjutkan kegiatan dengan konvoi sepeda motor menyusuri Jalan Jenderal Sudirman menuju Masjid Agung An-Nur di Jalan Hangtuah. Di masjid kebanggaan masyarakat Riau itu, Agung bersama sekitar 2.000 driver melaksanakan salat Subuh berjamaah.
Salah seorang driver, Iman, mengaku tidak menyangka bisa menjadi bagian dari acara tersebut. Ia merasa senang dapat berswafoto dengan Wali Kota sekaligus ikut konvoi bersama rekan-rekannya.
“Senang sekali bisa ikut sahur dan konvoi dari MTQ sampai Masjid Agung,” ujarnya di sela kegiatan.
Dalam kesempatan itu, Agung menyampaikan salam “satu aspal” kepada ribuan driver ojol yang hadir. Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Melalui kerja sama dengan Baznas, disalurkan santunan kepada para driver ojol yang menjalankan ibadah puasa. Sementara bagi driver nonmuslim yang turut memeriahkan kegiatan, Agung menyebut mereka tetap menerima santunan dari dana pribadinya.
“Driver ojol yang nonmuslim tetap mendapatkan santunan dari saya pribadi,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Agung juga mengumumkan penyediaan enam unit sepeda motor untuk para driver. Satu unit diserahkan langsung dalam acara Sahur on the Road, sedangkan lima unit lainnya akan diberikan setelah melalui proses verifikasi kepada calon penerima yang dinilai paling membutuhkan.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diprioritaskan bagi driver yang selama ini masih menyewa sepeda motor untuk bekerja.
“Kelima sepeda motor itu akan diberikan kepada driver yang paling membutuhkan, agar tidak lagi menyewa kendaraan untuk mencari nafkah,” tutupnya.