Wadahnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menata kawasan Pasar Kodim secara menyeluruh. Selain memastikan Jalan Teratai akan di-overlay tahun ini, Pemko juga merelokasi pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan ke Pasar Higienis. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus menciptakan kawasan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kondisi Jalan Teratai saat ini sudah mengalami kerusakan cukup parah sehingga perlu segera diperbaiki. Namun, menurutnya, pengaspalan tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila badan jalan masih dipenuhi lapak pedagang.
"Jalan di Pasar Kodim itu memang sudah rusak parah dan akan kami overlay tahun ini. Namun, saya sebenarnya enggan mengaspal kalau jalan tersebut masih dijadikan lokasi berjualan. Warga yang tinggal di sana harus bisa melintas dengan nyaman," ujar Agung, Jumat (24/7/2026).
Ia mengungkapkan, aktivitas perdagangan di badan jalan selama ini menjadi salah satu penyebab terganggunya arus lalu lintas dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, penataan kawasan Pasar Kodim menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang lebih tertib tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha para pedagang.
Menurut Agung, sebelum kebijakan ini diterapkan, Pemko Pekanbaru telah membangun komunikasi dengan camat, lurah, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, hingga para pedagang. Hasilnya, seluruh pihak sepakat mendukung pengembalian fungsi Jalan Teratai sebagai akses umum setelah proses perbaikan selesai.
"Ada komitmen bersama dari tokoh masyarakat, RT/RW, lurah, camat hingga para pedagang. Setelah jalan diaspal, kami berharap tidak ada lagi aktivitas berjualan di badan jalan," katanya.
Sebagai solusi, Pemko telah menyiapkan Pasar Higienis yang lokasinya tidak jauh dari Pasar Kodim. Pasar tersebut dinilai lebih representatif dan memang diperuntukkan sebagai lokasi berdagang, sehingga para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya tanpa mengganggu pengguna jalan.
Agung menegaskan, penataan ini bukan untuk menggusur atau mematikan mata pencaharian pedagang. Sebaliknya, pemerintah ingin menciptakan solusi yang menguntungkan semua pihak, di mana pedagang tetap bisa berjualan, sementara masyarakat memperoleh akses jalan yang aman dan lancar.
"Kami tidak ingin bertindak arogan ataupun mematikan usaha pedagang. Tempat berdagang sudah tersedia. Yang kami inginkan adalah kawasan yang lebih tertata, pedagang tetap berusaha, dan masyarakat bisa menikmati jalan yang kembali berfungsi sebagaimana mestinya," tegasnya.
Pemko Pekanbaru berharap penataan Pasar Kodim menjadi titik awal terciptanya kawasan perdagangan yang lebih modern, tertib, dan nyaman. Dengan selesainya overlay Jalan Teratai serta relokasi pedagang ke Pasar Higienis, kawasan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.***