Wadahnews.com– Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan Pasar Higienis di Jalan Teratai bakal segera direnovasi. Kondisi pasar yang selama ini terbengkalai menjadi perhatian pemerintah karena lokasi tersebut kerap dimanfaatkan untuk aktivitas yang tidak semestinya.
Selain ditata dan direnovasi, Pasar Higienis nantinya disiapkan sebagai salah satu lokasi relokasi bagi pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Teratai. Relokasi ini berkaitan dengan rencana perbaikan dan pembangunan drainase di kawasan tersebut.
Agung mengatakan, kondisi Pasar Higienis saat ini cukup memprihatinkan. Lokasi yang kosong tersebut beberapa kali ditemukan menjadi tempat anak-anak menghirup lem hingga orang dewasa tidur di dalam pasar.
"Pasar Higienis ini sudah didapati beberapa kali tempat anak-anak makai lem, ada juga orang dewasa yang tidur di sana," tegas Agung, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, kondisi pasar yang tidak digunakan membuat sejumlah oknum memanfaatkannya untuk kegiatan negatif. Bahkan, di dalam pasar tersebut sempat ditemukan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba jenis sabu.
"Rencananya konsep Pasar Higienis ini dibuka saja, seperti Pasar Palapa," ungkapnya.
Agung menyebut proses renovasi Pasar Higienis direncanakan bergulir tahun ini. Penataan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru menertibkan pedagang yang masih berjualan di sepanjang Jalan Teratai.
Ia memastikan pedagang yang terdampak penertiban tidak akan dibiarkan tanpa tempat berjualan. Mereka nantinya dapat menempati area Pasar Higienis maupun kios yang tersedia di Kompleks The Central Plaza.
"Jangan sampai mereka pindah, malah mereka belum ada tempatnya," ujarnya.
Agung menegaskan, setelah penataan dilakukan, pedagang tidak diperbolehkan kembali berjualan di sepanjang Jalan Teratai. Ia meminta para pedagang memahami bahwa ruas tersebut merupakan jalan umum dan harus dikembalikan sesuai fungsinya.
"Mereka harus pindah, karena ini bukan fungsinya untuk jalan. Mereka harus memahaminya dengan tidak lagi berjualan di sana," tegasnya.***