Wadahnews.com- Sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru menjadi sorotan karena diduga hanya datang untuk melakukan absensi tanpa menunjukkan kinerja optimal. Bahkan, sebagian di antaranya dinilai memiliki performa kerja di bawah rata-rata.
Menindaklanjuti hal tersebut, para ASN yang bersangkutan akan ditempatkan sebagai petugas lapangan. Mereka akan ditugaskan di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru atau Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah pembinaan sekaligus evaluasi terhadap kedisiplinan pegawai.
“Pegawai yang selama ini mungkin belum banyak kerjanya, atau hanya ambil absen saja, kini ditempatkan sebagai petugas lapangan,” tegasnya.
Ia menekankan, para pegawai tersebut harus meningkatkan kedisiplinan dan kinerja di tempat tugas yang baru. Mereka diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih nyata kepada masyarakat.
“Kalau sebelumnya tidak banyak kerjanya, sekarang berikan pelayanan untuk masyarakat,” ujarnya.
Menurut Agung, penempatan di lapangan juga bertujuan membantu mengurai kemacetan, terutama pada jam sibuk seperti saat berangkat dan pulang sekolah.
“Para petugas ini bisa membantu mengurai kemacetan di titik-titik yang terjadi penumpukan kendaraan,” paparnya.
Ia menambahkan, petugas akan ditempatkan di sejumlah ruas jalan yang memiliki titik putar balik (u-turn) dan rawan kemacetan. Selain itu, mereka juga ditugaskan untuk mencegah praktik “Pak Ogah” di lokasi tersebut.
“Nantinya petugas Dishub dan Satpol PP akan ditempatkan di sana untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” pungkasnya. *****